GAM (Gerakan Aceh Merdeka)

Juli 1, 2009

GAM (Gerakan Aceh Merdeka)


Ada seorang Aceh dari kabupaten Pidie,
menulis surat ke anaknya yang ada
dipenjara Nusa Kambangan karena
dituduh terlibat GAM (Gerakan Aceh Merdeka).

Bunyinya: “Hasan, bapakmu ini sudah
tua, sekarang sedang musim tanam
jagung
, dan kamu ditahan di penjara
pula, siapa yang mau bantu bapak
mencangkul kebun jagung ini?”

Eh, anaknya membalas surat itu
beberapa minggu kemudian. “Demi Tuhan,
jangan cangkul itu kebun, saya tanam
senjata di sana,” kata si anak dalam
surat itu.

Rupanya surat itu disensor pihak rumah
tahanan, maka keesokan harinya setelah
si bapak terima surat, datang satu
peleton tentara dari kota Medan.

Tanpa banyak bicara mereka segera ke
kebun jagung dan sibuk seharian
mencangkul tanah di kebun tersebut.
Setelah mereka pergi, kembali si bapak
tulis surat ke anaknya.

“Hasan, setelah bapak terima suratmu,
datang satu peleton tentara mencari
senjata di kebun jagung kita, namun
tanpa hasil. Apa yang harus bapak
lakukan sekarang?”

Si anak kembali membalas surat
tersebut, “Sekarang bapak mulai tanam
jagung aja, kan udah dicangkul sama
tentara, dan jangan lupa ngucapin
terima kasih sama mereka.”

Pihak rumah tahanan yang menyensor
surat ini langsung pingsan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: